Merti Dusun Padukuhan Kebondalem.

January 22, 2026

DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat,

KIRAB SOSONG NOLOBONDO

Tradisi Merti Dusun Padukuhan Kebondalem merupakan warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat. Tradisi ini secara garis besar merupakan wujud ungkapan rasa syukur para petani, pegawai, dan semua warga dusun kebondalem atas berkah
panen, rejeki dalam keberlangsungan bermasyarakat yang telah mereka hasilkan selama musim tanam dan gaji. Dalam istilah Jawa, tradisi ini dikenal dengan makna “Mboyong Mbok Sri”, yaitu simbolisasi penghormatan terhadap Dewi Sri, dewi kesuburan dan kemakmuran, yang dipercaya telah memberikan hasil panen melimpah kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar perayaan hasil panen, merti dusun juga dimaknai sebagai sarana spiritual dan sarana berkumpulnya semua elemen dalam masyarakat untuk mendoakan para leluhur yang dahulu pertama kali “Babat Alas” atau membuka wilayah Kebondalem sebagai tempat tinggal dan sumber penghidupan.. Bentuk acaranya berupa :
1. Pentas Kesenian
2. Kirab gunungan dan pusaka Songsong Nolobondo.
3. Kenduri bersama.
4. Upacara Adat Serah Tampi Gunungan
5. Pagelaran Wayang Kulit (lakon Barata Yuda)

TUJUAN

1. Simbolisasi penghormatan kepada Dewi Sri sebagai lambang kesuburan dan kemakmuran.
2. Sarana mendoakan para leluhur yang dahulu membuka lahan dan menetap pertama kali.
3. Media perekat sosial, spiritual, dan lingkungan dalam kehidupan masyarakat.

LEMBAGA PELAKSANA

Panitia Merti Dusun Padukuhan , LPM Dusun, Karang Taruna Padukuhan, Pokgiat Padukuhan, PKK Padukuhan, Rois, Kelompok Kelompok Seni, Jagawarga, Linmas & RT

BENTUK SARANA DAN PRASANA

Kenduri Ageng

1. Sekul Wuduk
2. Ingkung
3. Ambengan
4. Ketan, Kolak & Apem
5. Tumpeng
6. Pisang Raja

Kirab Budaya

1. Gunungan Hasil Panen Petani.

LOKASI KEGIATAN

Lahan Kosong Dusun Kebondalem

WAKTU PELAKSANAAN (Kalender Jawa & Masehi)

Minggu Legi, Sasi Sapar

KONDISI TERKINI

Tradisi ini masih dijalankan sampai saat ini dan menjadi agenda rutin tahunan.
a. Tahun Pertama Kirab Alit
b. Tahun Kedua Kirab Ageng ( Nanggap Wayang Kulit serial Barata Yuda).