Pabrik Gula Sorogedug dibangun sekitar tahun 1920-an karena pada arsip peta Belanda yang berjudul “Prambanan: Opgenomen Door Den Topografischen Dienst In 1923- 1925”, sudah nampak adanya simbol yang memberikan informasi mengenai bangunan dari Pabrik Sorogedug. Pabrik Sorogedug menjadi salah satu dari sembilan pabrik gula yang didirikan Belanda di Sleman guna meningkatkan produksi komoditas gula yang merupakan salah satu komoditas utama pemerintah kolonial Belanda.
Pabrik Tembakau Sorogedug memiliki 4 bangunan utama. Saat ini hanya tersisa 2 bangunan yang dipergunakan sebagai gudang, karena 2 bangunan lainnya tidak bisa dipergunakan paska kebakaran
