Patok Triangulasi Berfungsi Untuk Membantu Kartografer Menentukan Titik Koordinat Agar Memiliki Keakuratan Yang Tinggi Dalam Pembuatan Peta. Patok Triangulasi Di Wilayah Sleman Pada Umumnya Dibangun Untuk Pembuatan Peta Belanda Pada Tahun 1920-1936. Pemetaan Yang Dilakukan Oleh Belanda Memiliki Tujuan Untuk Menciptakan Peta Yang Sistematis, Meningkatkan Kontrol Administratif Dan Militer Serta Pemetaan Sumber Daya Alam. Patok T.718 Merupakan Bagian Dari Patok Triangulasi Yang Dibangun Oleh Belanda Dan Dapat Ditemukan Pada Arsip Peta Belanda Berjudul “Prambanan: Opgenomen Door Den Topografischen Dienst In 1923- 1925″.
Patok Triangulasi Terletak Di Area Lahan Kosong Hutan Jati Di Sisi Barat Area Makam Desa Baloran. Patok Dalam Kondisi Yang Bagian Bawah Atau Pondasi Patok Sudah Tidak Berada Dalam Tanah Kemungkinan Patok Habis Di Pindahkan.
